Mataram (NTB), seigohongnews.com – Wakapolda NTB, Hari Nugroho, bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) serta personel dari berbagai divisi mengikuti pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Divisi Polri Tahun 2026 secara virtual dari Gedung Presisi Polda NTB, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan Rakernis ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar divisi di lingkungan Polri, sekaligus sebagai langkah konsolidasi untuk meningkatkan kesiapan institusi dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintah.
Rakernis gabungan tersebut melibatkan sejumlah divisi penting di tubuh Polri, di antaranya Divisi Hukum Polri, Divisi Humas Polri, Divisi Hubinter Polri, serta Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan dinamika perkembangan zaman, termasuk dalam aspek hukum, komunikasi publik, kerja sama internasional, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
Wakapolda NTB menyampaikan bahwa Rakernis menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan sinergi lintas divisi, diharapkan Polri semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan.
Selain itu, Rakernis juga diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme dan responsivitas anggota Polri dalam mengawal kebijakan pemerintah, sehingga pelaksanaan program-program nasional dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam terus berbenah dan memperkuat kapasitas kelembagaan, guna menjawab tuntutan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Menurutnya, dalam arahan pimpinan Polri yang disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., ditekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam menghadapi sejumlah agenda besar ke depan.
“Ada beberapa agenda penting yang akan kita hadapi, seperti analisa dan evaluasi hasil kerja kuartal pertama 2026, persiapan Hari Bhayangkara ke-80, serta berbagai tugas strategis lainnya yang membutuhkan kesiapan matang,” ungkapnya.
(Lalu Idris)















