Lombok Timur (NTB), seigohongnews.com – Untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih higienis dan aman, mitra SPPG YLH Nusra Aik Jong, Baehaki Purnawan, ST, membagikan 2.700 sendok kepada para penerima manfaat (PM) MBG.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah kontaminasi dari tangan ke makanan, sekaligus menjaga kebersihan saat makan. Menurut Baehaki, kebersihan alat makan sangat penting untuk mendukung kesehatan para penerima program.
Ia menjelaskan, pembagian sendok tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen pihaknya dalam menyukseskan program MBG. Ke depan, pihaknya juga berencana membagikan tumbler sebagai tempat minum serta menyediakan air minum galon untuk mitra dapur MBG YLH Nusra Aik Jong.
“Semua pengeluaran program ini tidak menggunakan dana operasional, melainkan dana pribadi kami,” ujarnya.
SPPG YLH Nusra Aik Jong berada di bawah naungan Yayasan Generasi Emas Cinong. Jumlah penerima manfaat di wilayah kerja SPPG ini terdiri atas 535 PM kategori balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tersebar di delapan posyandu, serta 2.138 PM dari 13 sekolah.
Penyerahan simbolis pembagian sendok dilakukan di SMPN 1 Wanasaba. Sebelum kegiatan dimulai, Mitra SPPG, Kepala SPPG, dan Wakasek Kurikulum SMPN 1 Wanasaba terlebih dahulu memberikan arahan di ruang guru.
Dalam sambutannya, Baehaki mengatakan bahwa dapur MBG pertama di Wanasaba ini melalui proses yang panjang, namun ia optimistis program tersebut dapat berjalan dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa pembagian sendok dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya mengurangi risiko kontaminasi yang dapat memicu gangguan kesehatan.
“Sebagai dapur MBG pertama di Wanasaba, prosesnya cukup panjang. Namun kami tetap optimistis program ini berjalan. Sebagai wujud rasa syukur, kami melakukan pembagian sendok. Ini juga sebagai upaya mengurangi kontaminasi tangan yang bisa menyebabkan keracunan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SPPG YLH Nusra Aik Jong, Irwan Ardiansyah, S.Kom, menyampaikan bahwa pembagian sendok ini merupakan inisiatif pertama yang dilakukan untuk mendukung kebersihan saat menyantap MBG.
“Belum ada pembagian atau penggunaan sendok dari BGN RI, tetapi kami yang pertama kali melaksanakannya agar bebas dari kontaminasi tangan dan mencegah terjadinya mules atau penyakit lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, menu kering MBG juga telah ditiadakan oleh pimpinan pusat sebagai langkah pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan alat absensi khusus yang terhubung langsung ke pusat.
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya agar menu MBG untuk siswa dan guru dibedakan. Sekolah juga mengusulkan agar susu diganti dengan buah-buahan serta diperlukan alat sterilisasi pada kran air untuk menjaga kualitas air minum.
Menanggapi masukan tersebut, mitra SPPG YLH Nusra Aik Jong menyatakan akan menyiapkan menu khusus bagi guru di SMPN 1 Wanasaba. Pihaknya juga akan memprioritaskan subsidi penyediaan air minum berkualitas dengan menggunakan dana pribadi mitra.
Kepala SMPN 1 Wanasaba menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembagian sendok tersebut. Menurutnya, langkah ini penting dari sisi kesehatan dan kebersihan, terutama karena anak-anak sering menyentuh berbagai benda sebelum makan.
Ia juga menyebut selama pelaksanaan program MBG, belum ada keluhan terkait menu yang diberikan. Hal itu, menurutnya, menunjukkan koordinasi antara sekolah dan mitra berjalan dengan baik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakasek Kurikulum SMPN 1 Wanasaba Fathul Arifin, S.Pd.I., Kepala SMPN 1 Wanasaba Emilia Purnawadi, S.E., Kanit Intelkam Polsek Wanasaba Aipda Gede Pras Prasada, personel Pol PP Kecamatan Wanasaba, Danposramil Wanasaba Sersan Mayor S. Al Qadri, serta Bhabinkamtibmas Desa Mamben Daya Brigpol Lalu Ali.
(Lalu idris)















