Menu
SEI GOHONG NEWS

Gubernur Kaltara Tempati Rumah Jabatan Baru, Walaupun Belum Ada Pagar dan Dapur

  • Bagikan
banner 468x60

Kaltara, seigohongnews.com – Rumah Jabatan  Baru Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) adalah salah satu bangunan megah di kawasan pusat pemerintahan Gunung Puspen, Tanjung Selor. Bangunan itu diakui masih dalam tahap pengerjaan pada beberapa bagian vital.

Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengambil keputusan tidak biasa dengan menempati rumah jabatan baru yang belum sepenuhnya rampung.

Fasilitas penunjang aktivitas harian seperti dapur dan garasi kendaraan dinas dilaporkan belum siap digunakan oleh pihak pelaksana proyek.

Bukan hanya dapur dan garasi, rumah dinas orang nomor satu di Kaltara ini tak memiliki pagar keliling. Namun kondisi tersebut sama sekali tidak menyurutkan niat sang gubernur, untuk segera menghidupkan suasana rumah dinas baru yang berada di kompleks pemerintahan yang baru dibangun itu.

Ia memilih merangkap agenda kepindahan ini dengan rangkaian kegiatan safari Ramadan di Kabupaten Bulungan, agar roda pemerintahan berjalan efisien dan hemat anggaran.

“Memang masih ada beberapa fasilitas yang belum selesai,” ujarnya pada Minggu (8/3/26) malam.

Tolak Biarkan Aset Kosong

Zainal secara pragmatis memilih untuk segera menempati aset negara tersebut agar tidak terbengkalai tanpa aktivitas berarti.

Ia berkelakar bahwa, menempati rumah yang setengah jadi jauh lebih bermanfaat sekaligus memudahkannya memantau aktivitas pekerja secara langsung.

Langkah kepindahan ke Gunung Puspen ini sekaligus menandai babak baru kemandirian infrastruktur Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Sebab, selama 12 tahun terakhir sejak provinsi ini berdiri, para gubernur selalu menempati rumah dinas berstatus pinjam pakai.

Baca juga Imbas Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Alihkan Impor Minyak ke AS

Zainal memastikan, rumah jabatan lama itu akan segera diserahkan kembali secara resmi. Ia tidak lupa memberikan apresiasi tinggi atas kebaikan dan dukungan jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan selama satu dekade lebih.

“Daripada kosong tidak ada yang tempati, lebih baik kita mulai gunakan saja,” katanya.

(Eman Supriyadi)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *