Palangka Raya (Kalteng), Koordinator Forum Koordinasi Kepala Damang Adat Kalimantan Tengah (Kalteng) Wawan Embang, menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Ia menilai posisi tersebut sudah sesuai dengan konstitusi dan sistem ketatanegaraan yang berlaku saat ini.
Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah. Dengan berada langsung di bawah presiden, garis komando Polri dinilai lebih jelas dan efektif dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
“Polri di bawah presiden itu sudah tepat. Selama ini sudah berjalan baik dan terbukti mampu menjaga stabilitas keamanan nasional,” ujar Wawan, Selasa (27/1).
Ia menegaskan, Polri harus tetap menjadi institusi yang profesional, netral, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Keberadaan Polri di bawah presiden, kata dia, justru memperkuat independensi Polri dalam menjalankan tugas tanpa intervensi kepentingan tertentu.
Sebagai tokoh adat, Wawan Embang menilai keamanan dan ketertiban merupakan faktor utama dalam menjaga keharmonisan masyarakat adat. “Bagi kami masyarakat adat, situasi yang aman dan kondusif sangat penting agar kehidupan sosial dan adat istiadat dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Wawan Embang juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ia berharap seluruh elemen bangsa tetap mendukung Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, serta memperkuat sinergi antara aparat negara dan masyarakat adat di Kalimantan Tengah.
(Red)















